Menurut Para Ahli.com

Kumpulan Artikel Menurut Para Ahli

Menyembuhkan Penyakit Hepatitis A, B dan C

Menyembuhkan Penyakit Hepatitis – Penyakit ini adalah diberikan nama Penyakit Hepatitis, yaitu penyakit yang menyerang organ hati. Sebagaimana kita ketahui hepatitis sendiri terdapat tiga jenis yaitu hepatitis A, Hepatitis B dan hepatitis C. Perlu kita tahu juga, bahwa penyakit ini bukan hanya penyakit biasa, apabila tidak ditangani dengan baik maka bisa terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

Penyebab penyakit hepatitis adalah dengan adanya sebuah virus. Oleh sebab itu jangan biarkan penyakit ini menyelimuti siei anda dan admin menurutparaahli.com ingin memberikan sedikit informasinya. Berikut untuk beberapa cara menyembuhkan penyakit hepatitis baik hepatitis A, B dan C sebagai berikut:

Menyembuhkan Penyakit Hepatitis

  1. Melakukan pola hidup sehat
  2. Menjaga kebersihan tempat tinggal, badan dan peralatan makan.
  3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah buang air kecil dan besar, menyentuh sampah serta mencuci makanan yang siap dimakan seperti buah-buahan.
  4. Memperbanyak istirahat untuk memerangi infeksi virus.
  5. Mengistirahatkan hati yaitu dengan tidak mengkonsumsi obat-obatan agar hati tidak bekerja terlalu keras, serta tidak mengonsumsi alkohol.
  6. Makan dengan teratur meskipun terasa mual tetap harus makan agar tubuh berenergi.
  7. Melakukan diet hepatitis yaitu diet yang tinggi hidrat arang agar kadar glikogen dalam hati tetap terjaga.
  8. Mengkonsumsi makanan yang berprotein namun tidak berlemak. Oleh sebab itu, maka penderita harus menjauhi daging babi, daging kambing, susu full cream, minyak, keju, dan makanan bersantan.
  9. Menghindari cemilan berlemak seperti kue, susu full cream.
  10. Menghindari makanan yang dikalengkan seperti cornet.
  11. Menghindari makanan dan minuman beralkohol dan bersoda
  12. Makanan yang dapat menimbulkan keluarnya gas seperti kol, sawi, lobak, ubi, dan lainnya
  13. Mongkonsumsi makanan yang mengandung sumber hidrat arang mulai dari roti putih, nasi, umbi-umbian, dan lainnya.
  14. MengkonsumsiĀ  makanan yang banyak mengandung sumber protein seperti ikan, telur, daging, tempe, ayam, tahu, dan lainnya.
  15. mengkonsumsi madu untuk memperbaiki fungsi hati.

Selain itu, baca juga Menyembuhkan Penyakit Lambung. Selain tips diatas, anda dapat pula melakukan terapi obat herbal sebagai berikut:

    • Kunyit

Minyak atsiri yang terkandung di dalam Kunyit memiliki kemampuan sebagai anti mikroba, anti HIV, anti-tumor, dan juga berguna menghambat perkembangan sel kanker payudara.
Cara menggunakan kunyit ini yaitu parut kunyit yang telah dicuci bersih, peras airnya, campur dengan madu dan air hangat. Minum tiga kali sehari.

    • Temulawak

kadar kurkumin dan Xanthorhiza pada temulawak dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Kurkumin berfungsi sebagai antioksidan dan bersifat hepatotoksik di dalam tubuh. Temulawak juga dapat menurunkan kadar lemak darah dan meningkatkan daya imun tubuh.

    • Mahkota Dewa

Mahkota dewa mengandung zat seperti tanin, flavonoid, fenol, lignan, minyak atsiri, dan lainnya yang sangat bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Cara menggunakannya yaitu buah mahkota dewa yang telah matang dikeringkan, kemudian direbus lalu airnya diminum secara rutin.

    • Buah Noni (Mengkudu)

Buah Noni dapat memberikan stimulasi pada tubuh untuk memproduksi nitrit oksida (NO) dan memiliki efek signifikan dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Nitrit Oksida berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan virus. Selain itu terdapat zat iridoid yang memiliki kemampuan dalam menyembuhkan hepatitis A dengan cara melawan bakteri atau virus penyebab penyakit ini.
Cara mengkonsumsi buah mengkudu dapat dengan dibuat jus atau dengan cara parut buah mengkudu yang telah dicuci bersih. Peras hasil parutan lalu diminum dua kali sehari pagi dan sore hari.

Terapi herbal ini lebih menghindarkan pasien dari efek samping obat kimia dan lagi lebih efisien dan terjangkau. Meskipun telah melakukan terapi herbal, penderita hepatitis harus tetap melakukan kontrol kesehatan kepada dokter guna mengetahu perkembangan kesehatan tubuh.