Menurut Para Ahli.com

Kumpulan Artikel Menurut Para Ahli

Pengertian, Definisi Dan Arti Istilah Kesehatan (Posisi Dalam kebidanan – Praktik Berbasis Bukti)

Pengertian, Definisi Dan Arti Istilah Kesehatan (Posisi Dalam kebidanan – Praktik Berbasis Bukti) – Pengertian Kesehatan adalah kondisi dimana seseorang jiwa dan raganya dalam keadaan yang stabil sehingga memungkinkan untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Sedangkan definisi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari yang berarti sesuatu yang dapat bekerja secara normal. Berkaitan dengan itu kita sering mendengar istilah kesehatan jasmani yang artinya dimana koordinasi organ-organ tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya dalam keadaan yang stabil atau normal. Adapun arti kesehatan lainnya, yaitu kesehatan rohani adalah merupakan kesehatan jiwa manusia atau bisa dikatakan sebagai makhluk hidup yang memiliki jiwa dan pikiran.

Disini saya membuat daftar pengertian kesehatan yang dimana banyak definisi atau istilah-istilah kesehatan yang kita kurang dipahami artinya. Untuk referensi arti kesehatan lainnya, bisa anda baca artikel Pengertian, Definisi Dan Arti Istilah Kesehatan (Polip – Portosystemic Shunt). Semoga tulisan ini bisa membantu anda dalam memahami arti dari istilah dunia medis.

Pengertian, Definisi Dan Arti Istilah Kesehatan (Posisi Dalam kebidanan - Praktik Berbasis Bukti)

– Pengertian Posisi Dalam kebidanan,
Definisi posisi adalah
hubungan punggung janin dengan sisi kanan atau kiri ibu dan apakah diarahkan anterior atau posterior. Bagian tulang dari presentasi digunakan untuk menunjukkan posisi:
> Pada presentasi kepala (verteks), titiknya adalah oksiput.
> Pada presentasi wajah, titiknya adalah mentum (dagu).
> Pada presentasi sungsang, titiknya adalah sakrum.
> Pada presentasi bahu, titiknya adalah tulang belikat.
> Posisi oksipito-anterior lebih umum daripada oksipito-posterior karena dalam posisi oksipito-anterior kecekungan aspek anterior dari janin yang fleksi sesuai dengan kecembungan ruas tulang belakang si ibu yang lumbal lordosis.
Dalam setiap presentasi, kecuali bahu, ada 8 posisi. Dalam presentasi verteks adalah:
> Oksipito-anterior kiri (LOA): 60%.
> Oksipito-anterior kanan (ROA): 20%.
> Oksipito-posterior kanan (ROP): 15%.
> Oksipito-posterior kiri (LOP): 5%.
> Oksipito-transversal kiri (LOT).
> Oksipito-transversal kanan (ROT).
> Oksipito-anterior langsung (DOA).
> Oksipito-posterior langsung (DOP).

– Pengertian Posisi Fowler
Definisi Posisi fowler adalah
posisi miring di mana kepala diletakkan agak tinggi untuk mempromosikan drainase setelah operasi perut. Letak kepala disesuaikan menurut ketinggian yang diinginkan, sekitar 60-90 cm untuk menghasilkan angulasi 45° sampai 60° dari tubuh. Lutut mungkin dibengkokkan. Posisi ini digunakan untuk memfasilitasi pernapasan dan drainase untuk kenyamanan berbaring di tempat tidur sembari pasien makan atau berbicara.

– Pengertian Posisi Litotomi
Definisi Posisi litotomi adalah
sebuah posisi yang digunakan untuk persalinan yang dibantu, di mana ibu berbaring telentang dengan kaki terangkat dan terpisah, ditopang oleh sanggurdi.

– Pengertian Posisi Trendelenburg
Definisi Posisi trendelenburg adalah
posisi berbaring pada tempat yang datar di mana kepala berada lebih rendah daripada pelvis. Ini adalah posisi standar untuk pembedahan abdominal atau ginekologi.

– Pengertian Positif Palsu
Definisi Positif palsu adalah
jenis kesalahan di mana hasil tes menunjukkan positif (misalnya, tes kehamilan positif) namun faktanya tidak ada (wanita tidak hamil). Masalahnya dengan positif palsu adalah bahwa semakin Anda sering menguji penyakit, semakin banyak Anda menemukannya, juga disebut ledakan positif palsu.

– Pengertian Post-coital Test
Definisi Post-coital Test (PCT) adalah
uji di mana sekresi serviks diperoleh setelah hubungan seks dan dianalisa di bawah mikroskop untuk melihat masalah interaksi dengan sperma dan lendir serviks.

– Pengertian Post Pandrial
Definisi Post pandrial
berarti setelah makan. Glukosa darah post pandrial, misalnya, berarti kadar gula darah setelah makan. Somnolens post pandrial berarti rasa kantuk setelah makan (biasanya makan siang), dll.

– Pengertian Post Partum
Definisi Post partum
berarti setelah melahirkan atau persalinan.

– Pengertian Post-Void Residual Volume
Definisi Post-void residual (PVR) volume adalah
sebuah tes diagnostik yang mengukur berapa banyak urin di kandung kemih yang tersisa setelah buang air kecil. Pengukuran spesifik volume PVR dapat dicapai dengan kateterisasi, USG panggul, radiografi, atau studi radioisotop.

– Pengertian Posterior
Definisi Posterior adalah
istilah anatomi yang berarti struktur bagian belakang sebagai lawan anterior, bagian depan.

– Pengertian Potensial Aksi
Definisi Potensial aksi adalah
sinyal elektrokimia yang ditransmisikan dalam membran sel neuron atau sel otot. Juga disebut impuls saraf.

– Pengertian Potensial Membran
Definisi Potensial membran adalah
perbedaan potensi listrik antar membran. Potensial membran merupakan hasil dari perbedaan konsentrasi potasium dan sodium antar membran sel yang dipelihara dengan asupan ion. Sebagian besar pengeluaran energi tubuh saat beristirahat dikhususkan untuk mempertahankan potensial membran, yang sangat penting untuk transmisi impuls saraf, kontraksi otot, fungsi jantung, dan transportasi nutrisi dan metabolit ke dalam dan keluar sel.

– Pengertian Pra-diabetes
Definisi Pra-diabetes adalah
suatu kondisi di mana kadar glukosa darah lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk didiagnosis diabetes. Penyandang pra-diabetes berada pada peningkatan risiko untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung dan stroke. Nama lain untuk pra-diabetes adalah gangguan toleransi glukosa dan gangguan glukosa puasa.

– Pengertian Prakanker
Definisi Prakanker adalah
istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang mungkin menjadi kanker. Juga disebut pra-maligna.

– Pengertian Praktik Berbasis Bukti
Definisi Praktik berbasis bukti (evidence-based practice) adalah
menerapkan hasil penelitian (bukti) terbaik yang tersedia ketika membuat keputusan tentang perawatan kesehatan. Perawat kesehatan profesional yang melakukan praktik berbasis bukti menggunakan hasil penelitian, keahlian klinis dan preferensi pasien dalam membuat keputusan perawatan. Tinjauan sistematis (ringkasan hasil penelitian kesehatan) memberikan informasi yang membantu dalam proses praktik berbasis bukti.

Comments are closed.